Anitadesifitriana's Blog

23 Maret 2010

Sejarah Bibliografi

Filed under: ilmu perpustakaan — anitadesifitriana @ 11:06 am
Tags: , ,

Istilah bibliografi baru muncul pada abad ke-17, dan sebelum itu ada beberapa istilah yang digunakan seperti refertarium, bibliotheca, inventarium, index dan catalogus. Misalnya pada tahun 1564 ada istilah meskatalog pada di Frankurt dan tahun 1594 di Leipzig. Istilah bibliografi pertama kali dimunculkan pada tahun 1633 oleh Gabriel Naude dalam karyanya Bibliographia Politica yang diterbitkan di Paris. Istilah itu juga digunakan oleh Johan Heinrich Boecler dalam karyanya yang berjudul “Bibliographia Politico-Philogica” yang diterbitkan di  Germanopili, tahun 1667. disamping itu ada pula meskatalog pada tahun 1564 di Frankurt dan tahun 1594 di Leipzig.

Pada tahun 1645 Conrad Gesner mulai menyusun bibliotheca universalis (bibliografi universal). Pada saat itu beliau berhasil mengumpulkan dan mendata sebanyak 12 ribu judul buku yang terdiri buku-buku dalam bahasa Yunani, Latin dan Ibrani. Karena usahanya tersebut maka Conrad Gesner digelari sebagai Bapak Bibliografi Modern. Selain bibligrafi universal , pada dekade berikutnya yakni pada tahun 1738 Carolus Linaeus sudah berusaha menyusun suatu bibliografi subjek dengan judul Bibliographia Botanica. Bahkan pada waktu itu mulai dirintis penyusunan bibliografi nasional.

Adapun media yang pertama kali mengulas masalah bibiliografi secara komprehensif adalah Encyclopedi Americana edisi 1 tahun 1829, dan ini merupakan ensiklopedi yang pertama kali menyajikan informasi/artikel lengkap entang bibliografi. Berikutnya pada tahun 1895 Paul Otlet dan Henry Lafontine mulai mempelopori penyusunan bibliografi universal dengan mendirikan suatu badan yang bernama Institute Internatuinale de Bibliographie di Brussel, namun upaya ini tidak dapat berjalan dengan mulus, terutama karena adanya kendala bahasa dan perbedaan cara penulisan deskripsi bibliografi. (ingat, pada saat itu belum adastandarisasi penulisan deskripsi bibliografi)

Hingga pada paruh abad ke 20 tepanya paa tahun 1940an sampai 1950an karena adanya perang Dunia II keguatan penyusunan bibliografi masih tersendat-sendat. Mulai pada tahun 1950an itulah penelitian bibliografi mulai digalakkan. Pada rahun tersebut Verner W. Clapp bekerja sama dengan UNESCO, mengadakan enelitian tentang upaya-upaya peningkatan dan pemulihan kegiatan penyusunan bibliografi. Laporan hasil penelitian Clapp tersebut diberi judul Bibliographic Service: Their Present State and The Possibilities of Improvement.

Pada tahun yang sama UNESCO mengadakan International (UNESCO) Conference on the Improvement of Bibliographic Services, berlangsung di Paris. Hasil jonferensi ini dimuat dalam “Unesco Journal of Information Science, Librarianship and Archives Administration”, serta dalam “Bibliographic Services Throughout the World” (1950-1959)

Pada perkembangan perkembangan selanjutnya penyusunan bibliografi terus mengalami peningkatan kini kita dapat melihat berbagai jenis bibliografi telah banyak diterbitkan baik dalam format tercetak (printed), dalam format CD-ROM, bahkan dalam bentuk online database yang dapat kita akses setiap saat dan dari manapun kita berada.

sumber : bassamfahmy.yolasite.com/…/sejarah-singkat-dan-tujuan-bibliografi

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: